Wednesday, November 5, 2014

Amanah ke Dua

Lama banget ga nuliss...tiba-tiba kangen nulis dan ingat kalau belum ada tulisan tentang Ahnaf...

Yesss...saat up IUD sudah lebih dari 7 bulan, tiba2 aku telat 2 minggu, dan begitu aku tes..Alhamdulilah ternyata 2 garis *dancing

Awal-awal kehamilanku begitu payah, mabok berat, mual muntah, ga kuat bau-bau yang menusuk hidung,sampe-sampe kalau si Ayah beli makanan dan aku ga suka baunya harus di simpan dan di tutup rapat di bagasi mobil, masih kecium juga? Matikan AC, dan buka kaca mobil..hohoho...morning sicks yang begitu berat, makan malam selalu dengan kentang goreng karna ga masuk nasi dan lauk pauk yang lainnya :( Belum lagi bolak balik batuk dan pilek yang terus-terusan datang membuat daya tahan tubuhku melemah, tiba saatnya aku kontrol ke DSOG dan melihatku dengan kondisi yang lemah, akhirnya dokter memutuskan agar aku bedrest total di rumah sakit untuk memulihkan kondisi ku, 5 hari bedrest total di RS membuatku lebih segar...saat itu usia kehamilan sudah 16 minggu, berafirmasi positif juga kalau sudah lewat 16 minggu masa-masa mabok berat akan terlewati.

Alhamdulillah setelah lewat 16 minggu dan kembali aktif bekerja langsung doyan makan dan kuat naik turun tangga, karena waktu itu aku masih berkantor di Wisma Krakatau Cilegon. Berat badan pun terus naik, berat badan bayi pun selalu mencukupi dan hamdallah ternyata baby boy...*yihaaa*

Usia kehamilan 34 minggu aku sudah memutuskan untuk cuti, dan menghabiskan juga jatah cuti besar yang masih sisa 2 minggu, masa-masa di rumah dengan perut besar, kk Hana yang juga meminta perhatian, nafas yang sesak dan kesulitan tidur membuatku ga sabaran, selalu ajak ngobrol "adik..yuk keluar" tapi rupanya masih betah di dalam perut Bunda.


Sampai pada usia kehamilan 39 minggu 1 hari, tepatnya hari Jumat 16 Agustus 2014 sekitar jam 20.00 wib, aku merasakan ada rembesan, dan ternyata ketubanku rembes. Langsung bangunin Ayah yang saat itu lagi tidur, kami makan malam dulu sebentar dan langsung berangkat ke RS Krakatau Medika Cilegon. Sampai di RS, masuk ruang bersalin, di cek oleh bidan RS, ternyata memang benar ada rembesan ketuban, dan karna posisi mulut rahim jauh, cek pemeriksaan dalam ini sungguh menyiksaku..hoohoho..

Pihak kamar bersalin langsung menelefon dokter yang menanganiku selama kehamilan, Dr. Akam Pertamawan Sp.OG, bidan memberikan laporan hasil pemeriksaan dalam dan saat itu juga dokter memutuskan untuk operasi Cesar, karna riwayat anak pertama sudah SC, maka untuk proses persalinan ke dua tidak bisa normal apabila ada kendala sekecil apapun itu. "Kalau ibu mau proses melahirkan secara normal, mulesnya harus alami bu, tidak boleh induksi" Hikss....padahal pengen banget ngerasain lahiran normal, tapi yasudahlah..ini mungkin yang terbaik untuk aku dan anak dalam kandunganku..

Jam 21.00 wib aku masuk ruang Operasi, kali ini lebih tenang dari proses SC kk pada tahun 2008. Karena anestesi lokal, aku bisa tau apa saja yang d lakukan dokter, dan ternyata aku merasakan proses yang begitu lama sekali, dokter pun mengeluhkan hal itu, karna ada perlengketan yang begitu berat pada bekas operasi SC ku yang pertama, membuat proses SC yang ke dua ini lebih sulit.

Jam 23.18 WIB alhamdulilah...terdengar juga tangisan anakku...rasanya bahagiaaa dan begitu bersyukur atas semua berkah yang Allah berikan kepadaku..

Ya...Alhamdulilah..Raziq Ahnaf Philiadesfa, Lahir di RS Krakatau Medika, tanggal 16 Agustus 2013 pukul 23.18 wib. 
Anak laki-laki ku, anak sholehku, kami memberimu nama Raziq yang bermakna semoga engkau selalu di limpahkan rezeki yang banyak oleh Allah agar kau dapat membantu sesamamu yang kesulitan, Ahnaf yang bermakna engkau suci dan selalu memegang teguh agamamu, sampai kapanpun dan dimanapun, selalu pegang teguh ajaran Agama Islam..Amin...Kalau Philiadesfa sama seperti kakaknya, kurang lebih bermakna buah cinta dari Desy dan Fajar :)